Indonesia dengan populasi 277,75 juta jiwa membutuhkan sekitar 5,56 juta kantong darah per tahun berdasarkan standar WHO sebesar 2% dari total penduduk. Namun kenyataannya, ketersediaan darah masih sangat terbatas, menyebabkan pasien seringkali kesulitan mendapatkan darah tepat waktu. Kondisi ini dapat berakibat fatal, terutama pada kasus kegawatdaruratan, persalinan dengan komplikasi, dan tindakan pembedahan mayor. Unit Pengelolaan Darah RSUD Jatisari hadir sebagai solusi strategis untuk menjamin ketersediaan darah yang aman, berkualitas, mudah diakses, dan terjangkau. Fokus utama adalah mendukung pelayanan kesehatan internal rumah sakit, khususnya dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan memastikan penanganan medis yang tepat waktu untuk seluruh pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Foto Layanan
Klik foto untuk memperbesar.
Keunggulan Layanan
Alur / Prosedur
- 1 Rekrutmen Donor
- 2 Memotivasi masyarakat menjadi donor sukarela risiko rendah melalui edukasi dan kampanye
- 3 Seleksi Donor
- 4 Wawancara, kuesioner, dan pemeriksaan fisik untuk jaminan keamanan darah
- 5 Pengambilan Darah
- 6 Proses afap dengan standar sterilitas tinggi dan kenyamanan donor
- 7 Pemeriksaan Laboratorium
- 8 Uji golongan darah, screening IMLTD, dan uji antibodi donor
- 9 Pengolahan Komponen
- 10 Pemisahan menjadi PRC, FFP, atau TC sesuai kebutuhan klinis
- 11 Penyimpanan di UTD
- 12 Blood refrigerator dengan monitoring suhu 24/7 dan sistem alarm
- 13 Permintaan Darah
- 14 Formulir dari dokter penanggung jawab pasien dengan indikasi jelas
- 15 Distribusi Darah
- 16 Sistem tertutup dengan metode rantai dingin untuk jaga kualitas
- 17 Uji Silang Serasi
- 18 Crossmatch mayor dan minor untuk pastikan kompatibilitas
- 19 Pemberian ke Pasien
- 20 Transfusi dengan monitoring ketat selama dan sesudah prosedur



